JAKARTA – Dalam upaya mendorong pemanfaatan energi bersih sekaligus menekan biaya operasional lembaga sosial, tim Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) sukses mengimplementasikan teknologi Internet of Things (IoT) pada sistem Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Hybrid di Yayasan Amal Mulia, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.
Yayasan Amal Mulia sebelumnya telah memanfaatkan bantuan panel surya sebesar 6.000 Watt untuk menopang kebutuhan listrik operasional panti asuhan. Namun, pengelola panti menghadapi kendala teknis karena belum adanya sistem pemantauan (monitoring) otomatis. Pemeliharaan dan pengawasan kinerja panel surya masih dilakukan secara manual, sehingga potensi penurunan daya akibat debu, panas, maupun kerusakan komponen sulit terdeteksi secara dini. Melihat permasalahan tersebut, tim PKM Pusat Study Remote Sensing Universitas Budi Luhur hadir memberikan solusi berbasis digitalisasi energi. Rangkaian kegiatan yang dilaksanakan meliputi pemasangan modul IoT, pelatihan teknis aplikasi monitoring, hingga seminar edukasi pemanfaatan PLTS.
Pemasangan Perangkat IoT dan Pelatihan Sistem Monitoring
Pada Sabtu (27/6/2026), tim PKM melakukan instalasi rangkaian mikrokontroler yang terintegrasi dengan sensor arus, sensor tegangan, serta modul Wi-Fi pada perangkat inverter dan baterai PLTS yayasan. Perangkat ini memungkinkan pengumpulan data kelistrikan secara real-time seperti voltase, kuat arus, daya (Watt), hingga kapasitas simpan baterai. Usai instalasi, kegiatan dilanjutkan dengan training penggunaan aplikasi pemantauan berbasis ponsel pintar dan laptop kepada pengurus panti. Melalui pelatihan ini, pengurus kini dapat memantau produksi listrik harian secara mandiri serta menerima notifikasi peringatan dini jika terjadi anomali atau gangguan teknis pada sistem secara real time.
Edukasi dan Penyerahan Sistem
Yayasan Amal mulia yaitu Ibu Dani Dariyani, pengurus, staf, dan anak-asuh Yayasan Amal Mulia. Seminar ini menghadirkan Dr. Indra Riyanto, S.T., M.T. sebagai pembicara utama dengan moderator Lestari Margatama, S.Kom., M.Kom.
Materi yang disampaikan pada seminar ini mengulas potensi pemanfaatan sinar matahari untuk mengurangi konsumsi listrik PLTN secara signifikan, edukasi mengenai tata cara pemeliharaan dan perawatan pada solar panel dan menjelaskan cara kerja perangkat pemantau digital berbasis Internet of Things (IoT).
Selain memaparkan materi pentingnya pemeliharaan rutin (preventive maintenance) dan dampak positif energi hijau, acara ini juga dirangkaikan dengan penyerahan penyerahan alat IoT secara simbolis kepada pihak yayasan yang di wakilkan oleh Bpk.Agung sebagai Ketua pengurus Yayasan Amal Mulia. Seminar ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran kolektif pengurus panti dan penghuni panti lainnya dalam merawat serta memanfaatkan aset PLTS Atap secara optimal dan efisien untuk jangka Panjang dan melalui program PKM ini, Yayasan Amal Mulia diharapkan tidak hanya mampu menghemat anggaran tagihan listrik bulanan yang kemudian dapat dialokasikan untuk kebutuhan nutrisi dan pendidikan anak asuh, tetapi juga menjadi contoh panti asuhan yang mandiri energi dan ramah lingkungan.