Sinergi Universitas Budi Luhur dan PAUD Ananda: Tingkatkan Literasi Lingkungan Lewat Teknologi Augmented Reality

TANGERANG–Tim Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Universitas Budi Luhur sukses menyelenggarakan kegiatan edukatif bertajuk “Pengenalan Jenis-Jenis Sampah Berbasis Augmented Reality Flash Card bagi Siswa dan Orang Tua PAUD Ananda untuk Meningkatkan Kepedulian dan Literasi Lingkungan Sejak Dini”. Kegiatan ini dilaksanakan pada Selasa, 2 Desember 2025, bertempat di PAUD Ananda, Jl. Pesantren No.16 RT 04/07, Kreo Selatan, di bawah naungan Yayasan Inarcaya Sukarno.

Inovasi Pembelajaran Digital
Kegiatan PKM ini merupakan kolaborasi multidisiplin ilmu yang dipimpin oleh tim dosen Universitas Budi Luhur:

  • Atik Ariesta, S.Kom., M.Kom. (Dosen Fakultas Teknologi Informasi) sebagai Ketua Tim.
  • Ricky Widyananda Putra, S.I.Kom., M.Sn. (Dosen Fakultas Komunikasi dan Desain Kreatif) sebagai Anggota.
  • Ivo Rolanda, S.M.B, MM. (Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis) sebagai Anggota.

Program ini didukung sepenuhnya melalui skema Pendanaan Internal Universitas Budi Luhur, sebagai bentuk nyata peran perguruan tinggi dalam memberikan solusi inovatif bagi permasalahan masyarakat, khususnya di bidang pendidikan dan lingkungan.

Belajar Memilah Sampah dengan Menyenangkan
Edukasi kali ini menggunakan media unik berupa Flash Card yang terintegrasi dengan teknologi Augmented Reality (AR). Melalui aplikasi ini, visual sampah dan tempat sampah muncul secara interaktif di layar gawai, sehingga anak-anak dapat belajar membedakan jenis sampah dengan cara yang sangat menarik. Materi yang disampaikan meliputi:

  1. Sampah Organik: Sisa makanan dan daun kering yang dapat diolah menjadi kompos.
  2. Sampah Anorganik: Bahan buatan manusia seperti plastik, logam, dan kertas yang perlu didaur ulang.
  3. Sampah B3: Bahan berbahaya seperti baterai bekas dan lampu yang memerlukan penanganan khusus.
  4. Sampah Residu: Sisa material yang sulit diolah seperti popok sekali pakai dan puntung rokok.

Agenda Kegiatan yang Edukatif
Kegiatan pengabdian ini disusun secara sistematis dalam empat sesi utama untuk memastikan pesan peduli lingkungan tersampaikan dengan baik:

  • Sesi Pertama (Pembukaan): Acara diawali dengan sambutan dari pihak PAUD Ananda dan perwakilan Universitas Budi Luhur. Sesi ini menekankan bahwa membangun kebiasaan baik sejak dini adalah investasi terbaik untuk masa depan anak.
  • Sesi Kedua (Pemaparan Materi): Tim dosen memberikan materi mendalam mengenai strategi orang tua dalam mengajarkan kepedulian lingkungan kepada anak, pengenalan jenis-jenis sampah (Organik, Anorganik, B3, dan Residu), serta diskusi interaktif mengenai peran Bank Sampah sebagai solusi ekonomi kreatif keluarga.
  • Sesi Ketiga (Simulasi AR): Sesi ini menjadi yang paling dinamis, di mana siswa dengan didampingi orang tua mereka mencoba langsung fitur Augmented Reality pada Flash Card. Melalui layar ponsel, anak-anak dapat melihat visual sampah secara interaktif untuk dipilah ke dalam keranjang yang tepat.
  • Sesi Terakhir (Diskusi dan Tanya Jawab): Kegiatan ditutup dengan sesi diskusi dan tanya jawab yang melibatkan para orang tua. Banyak pertanyaan muncul mengenai cara konsisten memberikan contoh pemilahan sampah di rumah agar anak-anak dapat meniru kebiasaan baik tersebut.

Ketua Tim PKM, Atik Ariesta, menegaskan bahwa sampah bukan hanya masalah kebersihan, melainkan warisan yang akan ditinggalkan untuk generasi mendatang. “Membiasakan memilah sampah hari ini adalah cara kita menjamin anak-anak memiliki bumi yang sehat di masa depan. Dengan media AR, kita menciptakan suasana belajar yang tidak membosankan bagi mereka,” ujarnya.

Kegiatan ditutup dengan komitmen bersama untuk menerapkan 3 Aksi Nyata Keluarga: Reduce & Reuse (mengurangi sampah), memisahkan sampah sesuai jenisnya di rumah, serta aktif memanfaatkan fasilitas Bank Sampah. Melalui sinergi ini, diharapkan PAUD Ananda dapat menjadi pelopor literasi lingkungan bagi sekolah-sekolah di sekitarnya.

Foto 1: Sesi Persentasi – Tim Dosen menjelaskan pentingnya pemilahan sampah kepada orang tua dan siswa.

Foto 2: Simulasi Teknologi AR – Siswa didampingi orang tua mencoba fitur Augmented Reality pada Flash Card.

Foto 3: Foto Bersama: Sinergi Tim PKM UBL bersama guru, orang tua, dan siswa PAUD Ananda.

About Admin PPM Universitas Budi Luhur

View all posts by Admin PPM Universitas Budi Luhur →

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *